Makalah obesitas pada lansia

Alwi Dahlan menyatakan bahwa orang dikatakan lansia jika telah berumur di atas 60 tahun b. Beberapa masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia sebagai berikut: Dalam fase regresif mekanisme lebih ke arah kemunduran yang dimulai dalam sel atau komponen terkecil dari tubuh manusia. Keluhan pusing-pusing karena migren, glaukoma, sinusitis, sakit gigi, dsb Hipertensi pada usia lanjut menjadi lebih penting lagi mengingat bahwa patogenesis, perjalanan penyakit dan penatalaksanaannya tidak seluruhnya sama dengan hipertensi pada usia dewasa muda.

Akibat yang timbul adalah hilangnya sel-sel yang berdampak dalam bentuk penurunan efisiensi dan gangguan fungsi organ Whitney, Catalgo, Rolfes, ; Prodrabky, Lambat dalam respond an waktu untuk bereaksi, khususnya dengan stress. Perubahan ststua gizi pada lansia disebabkan perubahan lingkungan maupun kondisi kesehatan.

Keluarga sering memiliki keinginan yang kuat untuk berpatisipasi dalam cara ini dan berespon baik terhadap saran-saran yang terdapat pada tabel berikut ini: Sebab-sebab primer meliputi ketidaktahuan isolasi sosial, hidup seorang diri, baru kehilangan pasangan hidup, gangguan fisik, gangguan indrera, gangguan mental, kemiskinan dan iatrogenik.

Menua bukanlah status penyakit yang terdapat pada diri seseorang tetapi menua merupakan proses berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam maupun dari luar tubuh.

Hipoklorhidria yang terjadi oleh karena berkurangnya sel-sel parietal mukosa lambung akan mengakibatkan penurunan absorpsi kalsium dan non-hem-iron.

Menghambat respons limfosit Th Masalah kekurangan gizi sering di alami oleh usia lanjut sebagai akibat dari menurunnya nafsu makan karena penyakit yang di deritanya. Temperatur tubuh menurun hiportemia secara fisiologik ini akibat metabolisme yang menurun. Asupan gizi sangat diperlukan bagi usia lanjut untuk mempertahankan kualitas hidupnya.

Kemampuan untuk memberikan makanan kesukaan lansia dan memberikan atmosfer sosial yang mendorong asupan makanan adalah hal terbaik yang dapat dilakukan oleh keluarga. Nyeri dada karena PJK, aneurisme aorta, perikarditis, emboli paru, dsb 5.

Hal ini terjadi karena berkurangnya lean body mass pada lansia. Rekomendasi asupan serat yang disarankan saat ini sekitar 20 sampai 35 gram serat per hari.

Untuk mengetahui hubungan Obesitas terhadap kebutuhan vitamin dan mineral f. Sumber protein yang baik diantaranya adalah pangan hewani dan kacang-kacangan. Pemeriksaan biokimia dapat dilakukan terhadap berbagai jaringan tubuh, namun yang paling lazim, mudah dan praktis adalah darah dan urine.

Oleh karena itu pencegahan yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut: Kalori dasar adalah kalori yang dibutuhkan untuk malakukan kegiatan tubuh dalam keadaan istirahat, misalnya untuk jantung, usus, pernafasan dan ginjal.keperawatan gerontik i ”penyakit yang sering terjadi pada lansia” disusun oleh: ancientmarinerslooe.com program studi diii keperawatan sekolah tinggi ilmu kesehatan kepanjen malangAuthor: Bungong Jeumpa.

Terjatuh pada lansia dapat menyebabkan gangguan psikologis berupa hilangnya harga diri dan perasaan takut akan terjatuh lagi, sehingga untuk selanjutnya lansia tersebut menjadi takut berjalan untuk melindungi dirinya dari bahaya ancientmarinerslooe.com: Van Gaho.

Find what you need on ancientmarinerslooe.com News, gossip, sports - whatever you. Keadaan kelbihan gizi yang dimulai pada awal usia 50 tahun-an ini akan membawa lansia pada keadaan obesitas dan dapat pula disertai dengan munculnya berbagai penyakit metabolisme seperti diabetes mellitus dan dislipidemia.

Penyakit- penyakit tersebut akan memerlukan pengelolaan dietetik khusus yang mungkin harus dijalani sepanjang usia yang masih tersisa. C. Pemantauan Status Gizi Pada Lansia. HinggaWHO memperkirakan secara global ada sekitar 1,6 miliar orang dewasa yang kelebihan berat badan atau overweight dan juta (9,8 %) di antaranya dikategorikan obesitas.

Pada Tahun diprediksi kasus obesitas akan meningkat dua kali lipat dari angka itu.

Penyakit system kardiovaskuler pada usia lanjut:

Bahaya Obesitas Pada Lansia. Ketika terjadi pada mereka yang sudah berusia lanjut, obesitas dapat membawa banyak sekali masalah yang dapat mengancam kualitas hidup seseorang.

Beberapa kecenderungan bahayanya adalah: Diabetes: Kerja insulin dapat terganggu oleh jaringan lemak tubuh yang berada di bagian dalam rongga perut.

Hal ini lah yang mengakibatkan lansia dengan obesitas.

Besarnya Faktor Resiko Obesitas Pada Lansia
Makalah obesitas pada lansia
Rated 5/5 based on 80 review